Koalisi Poros Tengah Pilkada Jatim Terancam Bubar

SURABAYA, KOMPAS.com — Sehari jelang ditutupnya masa pendaftaran pasangan cagub dan cawagub Pilkada Jatim, koalisi poros tengah yang berisi Partai Gerindra, PKS, dan PAN belum memunculkan nama pasangan cagub dan cawagub. Koalisi ini pun terancam bubar.

Untuk mendaftarkan pasangan cagub dan cawagub Jatim, koalisi ini memiliki modal politik lebih dari cukup. Partai Gerindra memiliki 13 kursi, PAN 7 kursi, dan PKS 6 kursi. Syarat minimal dukungan kursi parlemen adalah 20 kursi DPRD Jatim.

Sinyal kuat pecahnya koalisi poros tengah terlihat setelah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyebut partainya lebih condong mendukung Khofifah Indar Parawansa sehari jelang pendaftaran pasangan cagub dan cawagub Pilkada Jatim, Selasa (9/1/2018).

"Dari dua nama Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Khofiffah Indar Parawansah, lebih condong ke Khofifah," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/1/2018).

(Baca juga: Pilkada Jatim, PAN Condong ke Khofifah )

Jika PAN condong ke Khofifah, PKS mengaku lebih condong ke Gus Ipul. Menurut Ketua DPW PKS Jatim Arif Hari Setiawan, PKS sudah membangun komunikasi yang cukup baik dengan Gus Ipul sejak lama. Bahkan, saat Gus Ipul maju mendampingi Soekarwo di dua kali Pilkada Jatim.

"Komunikasi kami baik, Gus Ipul sering mampir ke kantor kami untuk sekadar ngobrol," ujarnya.

Karena itu, Selasa malam ini, DPW PKS Jatim menyiapkan acara deklarasi mendukung Gus Ipul sebagai calon gubernur Jatim.

"Jika nama cawagub pendamping Gus Ipul sudah ada, kemungkinan DPP PKS akan segera menurunkan rekomendasi nama pasangan yang akan diusung di Pilkada Jatim," ujarnya.

Dari tiga partai anggota koalisi poros tengah, hanya Partai Gerindra yang mengakui eksistensi poros tengah.

"Kami sudah tawarkan nama-nama kepada Gus Ipul. Sore ini kita tunggu jawabannya," kata Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Soepriyatno saat dikonfirmasi pada Selasa (9/1/2018).

(Baca juga: Khofifah Kirim Surat ke Presiden Minta Izin Maju Pilkada Jatim )

Menurut Soepriyatno, tiga partai koalisi poros tengah sudah menyodorkan nama-nama pengganti posisi Abdullah Azwar Anas yang telah mengembalikan mandatnya sebagai cawagub.

Nama-nama tersebut antara lain Moreno Soeprapto, Eko Patrio, Suyoto, dan Mayjen (Purn) Suwarno.

Poros tengah, sambung dia, tidak keberatan jika Gus Ipul lebih memilih pengganti Azwar Anas dari PDI-P, dengan syarat, cawagub tersebut bisa diterima partai poros tengah.

Jika koalisi poros tengah gagal terwujud, otomatis hanya ada dua pasang calon di Pilkada Jatim, yakni pasangan Khofifah Indar Parawansah-Emil Elistyanto Dardak dan Gus Ipul yang akan menggandeng figur pengganti Azwar Anas yang sedang disiapkan PDI-P. 

Kompas TV PDI-P sudah dapat tambahan dukungan untuk Djarot di Pilkada Sumatera Utara.

Source : http://regional.kompas.com/read/2018/01/09/19431161/koalisi-poros-tengah-pilkada-jatim-terancam-bubar

Koalisi Poros Tengah Pilkada Jatim Terancam Bubar
Gerindra Merapat ke Gus Ipul, Poros Tengah Pilkada Jatim Bubar
Berkoalisi dengan PDI-P di Jatim, Gerindra Bantah Gagal Membangun Poros Tengah
Dicari: Gubernur Jadi Tim Sukses Pilpres 2019
PAN-PKS-Gerindra Pecah Kongsi, Umat Islam Galau Berat